Disclaimer: Sama seperti plugin STT2, plugin SEO ALRP ini sebenarnya bisa putih, tapi juga bisa jadi agak hitam, jd kalau ada yg menyalahgunakan, aku tidak bertanggung jawab sama sekali lo ya hihihi…
Ok, untuk membuat halaman error 404 lebih SEO friendly (ada ga ya istilah itu?
), bisa menggunakan langkah2 seperti ini:
#1. Install plugin SEO ALRP (sekalian promosi hihihi…)
#2. Ubah judul halaman dan tambahkan meta description dan meta keywords.
Edit file header.php dari theme yg sedang digunakan, dan tambahkan kode berikut ini diantara kode <head> dan kode </head>, kalau mau gampang, letakkan aja TEPAT setelah kode <head>.
<?php
if(is_404()&&function_exists('seo_alrp_get_404_title')){
$title = seo_alrp_get_404_title();
echo "<title>$title</title>";
echo "<meta name=\"description\" content=\"Disini anda bisa menemukan semua informasi mengenai $title.\" />";
echo "<meta name=\"keywords\" content=\"$title,keyword_utama_situs_anda\" />";
}
?>
Jadi nanti hasil akhirnya kira2 akan seperti ini:
<head>
<?php
if(is_404()&&function_exists('seo_alrp_get_404_title')){
$title = ucwords(seo_alrp_get_404_title());
echo "<title>$title</title>";
echo "<meta name=\"description\" content=\"Disini anda bisa menemukan semua informasi mengenai $title.\" />";
echo "<meta name=\"keywords\" content=\"$title,keyword_utama_situs_anda\" />";
}
?>
<?php wp_head(); ?>
</head>
<body>
Sampai disini kita sudah berhasil mengubah judul halaman error 404 sesuai keyword yg diambil dari alamat error 404 tersebut, beserta kode meta description dan meta keywordsnya.
Misalnya halaman error 404 page not found tsb beralamat di:
http://exclusivewordpress.com/tutorial-seo-halaman-error-404.html
Maka judul halaman error 404 itu akan berubah menjadi “Tutorial Seo Halaman Error 404″. Dalam kode diatas, huruf pertama pada setiap kata kita rubah menjadi huruf besar dg menggunakan fungsi ucwords.
Terkadang, biarpun jarang terjadi, ada jg theme yg menempatkan kode2 HTML headernya di file yg tidak standar, bukan header.php. Lah terus gimana? Ya dicari dong kang, dibuka filenya satu per satu, atau gunakan fitur Find in Folder aplikasi2 web editor seperti Dreamweaver, Notepad++, PSPad dll.
#3. Karena isi halaman error 404 page not found ini masih kosong, sekarang kita harus menambahkan konten yg berhubungan dg apa yg dicari oleh pengunjung tadi.
Sesuai contoh diatas, berarti kita akan menampilkan semua artikel yg kira2 masih berhubungan dengan kalimat “tutorial seo halaman error 404″.
Caranya kita bisa memanggil kode
<?php if(function_exists("seo_alrp_404")) seo_alrp_404(); ?>
di dalam file 404.php theme yg sedang di pakai. File 404.php ini bertanggung jawab untuk menampilkan halaman error 404 page not found.
Contoh berikut aku ambil dari file 404.php theme Twenty Ten bawaan WordPress 3.1
<div id="post-0" class="post error404 not-found">
<h1 class="entry-title"><?php _e( 'Not Found', 'twentyten' ); ?></h1>
<div class="entry-content">
<p><?php _e( 'Apologies, but the page you requested could not be found. Perhaps searching will help.', 'twentyten' ); ?></p>
<?php get_search_form(); ?>
<?php if(function_exists("seo_alrp_404")) seo_alrp_404(); ?>
</div><!-- .entry-content -->
</div><!-- #post-0 -->
Sayangnya tidak semua theme punya file 404.php. Solusinya ada dua, pertama dengan mengkopi file lain seperti archives.php dan mengganti namanya menjadi 404.php diikuti dg menganti kodenya sesuai kebutuhan kita.
Solusi kedua agak tidak pasti, tergantung dari theme yg kita gunakan. Biasanya kita bisa memanggil fungsi seo_alrp_404() tadi di dalam file index.php pada bagian yg mengatur tampilan ketika tidak ada blog content (posts/pages) yg ditemukan.
Perhatikan format dasar bagian menampilkan blog post di file index.php berikut ini:
<?php if (have_posts()) : while (have_posts()) : the_post(); ?> // kode untuk menampilkan blog content <?php endwhile; ?> <?php else : ?> // bagian tidak ada blog content yg ditemukan <?php endif; wp_reset_query(); ?>
Jadi yg harus kita lakukan adalah memanggil kode seo_alrp_404() itu pada bagian ketika tidak ada blog content yg ditemukan, seperti ini:
<?php if (have_posts()) : while (have_posts()) : the_post(); ?>
// tampilkan blog content
<?php endwhile; ?>
<?php else : ?>
<?php if(function_exists("seo_alrp_404")) seo_alrp_404(); ?>
<?php endif; wp_reset_query(); ?>
Sekali lagi, setiap theme formatnya berbeda2, tapi secara umum kita bisa menggunakan salah satu dari dua cara diatas. Dan jika menggunakan cara pertama, selalu buat file 404.php-nya berdasarkan file dari theme yg SAMA, jangan membuatnya dari file theme yg berbeda.
Kalau masih ada yg belum jelas, monggo tinggalkan komentar, tapi mohon maaf sebelumnya, jangan tanya sesuatu yg spesifik untuk theme tertentu ya. Silahkan dicoba sendiri. Masak aku disuruh nyari2 theme, dan ngeliatin isinya itu kayak apa, please be creative
FIN.










