Invent

- eXclusive WordPress


Populerkan Blog Kita Dengan Facebook

NOTE: Cek disini untuk cara menambahkan Facebook Like dan Facebook Comment tanpa plugin.

Aku sebenarnya baru mencoba cara ini 2 hari yang lalu, tapi jumlah trafik dalam 2 hari ini ternyata meningkat cukup lumayan. Dari webstats terlihat kalau peningkatan trafik ini datangnya dari Facebook.

Yang ku lakukan sederhana aja, cuma menambahkan tombol Facebook Like, Share dan fitur Connect with Facebook di form komentar. Fitur ini memudahkan pengunjung untuk meninggalkan komentar tanpa perlu menuliskan nama dan email lagi, cukup mengklik satu tombol dan dia otomatis dapat berkomentar via akun Facebooknya.

connect with facebook

Keuntungannya, setiap kali pengunjung mengklik Like, Share ataupun memberikan komentar, semua kegiatan ini otomatis akan dipublish di Facebooknya dia, ini berarti promosi gratis blog kita ke seluruh teman-temannya dia.

Disini aku menggunakan plugin Simple Facebook Connect. Namanya emang simple, tapi fiturnya banyak banget, selain koneksi form komentar dg Facebook, ada fitur Like/Recommends, Share, Fan box (untuk menampilkan wall fan page), live stream (untuk menampilkan postingan narsis kita), auto publish artikel baru ke Facebook kita dll. Silahkan dibaca langsung di halaman deskripsinya hihihi…

Setelah plugin ini terinstall, akan ada beberapa plugin baru di daftar plugin kita yg semua namanya diawali dengan SFC -. Namun plugin yg pertama kali harus diaktifkan adalah plugin Simple Facebook Connect – Base. Setelah itu, barulah plugin-plugin lainnya tadi dapat di aktifkan. Untuk fitur koneksi form komentar dan tombol Like misalnya, aktifkan plugin SFC – Comments dan SFC – Like Button.

Sebelum dapat digunakan, ada beberapa setting di halaman Settings » Simple Facebook Connect yg harus kita isi terlebih dahulu.

simple facebook connect

Yang terpenting adalah mengisi kode API Key, Secret dan ID-nya Facebook, seperti contoh berikut ini:

Facebook API Key:     18b1174888c24ea30907b5ffdad8cfa3
Facebook Application Secret:     f1df72ebc40591eb99355dec3f6cbc1d
Facebook Application ID:     182355311800478

 

Untuk mendapatkan Secret dan ID aplikasi Facebook tersebut, klik link ke Facebook aplikasi yg ada disitu, dan buat Facebook aplikasi baru. Pastikan URL yg digunakan pada setting Facebook aplikasinya adalah URL ke blog kita. Setelah selesai, dihalaman detail info aplikasinya akan ada API Key, beserta Secret dan ID aplikasi tersebut.

Masukkan semua kode API Key, Secret dan ID aplikasi baru yg terkoneksi ke blog kita tadi di halaman Setting plugin Simple Facebook Connect, dan simpan dengan mengklik tombol Save Changes.

Jika modul-modul SFC lainnya diaktifkan, akan muncul pilihan-pilihan setting lainnya, tapi yg terpenting adalah ketiga setting diatas.

Permasalahan yg kemaren aku temui itu cuma satu, modul SFC – Comments-nya tidak berfungsi, dalam artian tidak muncul tombol Connect with Facebook di dalam form komentar blog ini. Katanya sih itu karena theme yg dipakai sudah ketinggalan zaman hihihi…

Memperbaikinya tidak begitu sulit, ikuti saja langkah – langkah berikut ini:

1. Buka file comments.php
2. Cari kode form input untuk nama, email dan URL website. Untuk theme 13Floor yg aku pakai ini, kodenya seperti ini:

<input id="author" name="author" size="22" type="text" value="<?php echo $comment_author; ?>" tabindex="1" /> />
	<label for="author"><small><!--?php _e('Name','13floor') ?-->
		<!--?php if ($req) _e('(required)','13floor'); ?-->
		</small></label>

<input id="email" name="email" size="22" type="text" value="<?php echo $comment_author_email; ?>" tabindex="2" /> />
	<label for="email"><small><!--?php _e('Mail (will not be published)','13floor') ?-->
		<!--?php if ($req) _e('(required)','13floor'); ?-->
		</small></label>

<input id="url" name="url" size="22" type="text" value="<?php echo $comment_author_url; ?>" tabindex="3" />
	<label for="url"><small><!--?php _e('Website','13floor') ?--></small></label>

Setiap theme pastinya bisa jadi berbeda-beda, jd cukup cari kode input type=”text” name=”author” untuk kolom nama, input id=”email” name=”email” untuk kolom email, dan input id=”url” name=”url” untuk kolom URL.

3. Tambahkan kode berikut ini tepat sebelum semua kode untuk menampilkan form input diatas:

<div id="comment-user-details">
<?php do_action('alt_comment_login'); ?>

dan tambahkan kode berikut ini tepat setelah semua kode tadi:

</div>

Hasil akhirnya akan menjadi seperti dibawah ini. Perhatikan kalau ketiga baris kode tambahan tadi cuma mengapit semua kode form yg asli:

<div id="comment-user-details">
<!--?php do_action('alt_comment_login'); ?-->

<input id="author" name="author" size="22" type="text" value="<?php echo $comment_author; ?>" tabindex="1" /> />
	<label for="author"><small><!--?php _e('Name','13floor') ?-->
		<!--?php if ($req) _e('(required)','13floor'); ?-->
		</small></label>

<input id="email" name="email" size="22" type="text" value="<?php echo $comment_author_email; ?>" tabindex="2" /> />
	<label for="email"><small><!--?php _e('Mail (will not be published)','13floor') ?-->
		<!--?php if ($req) _e('(required)','13floor'); ?-->
		</small></label>

<input id="url" name="url" size="22" type="text" value="<?php echo $comment_author_url; ?>" tabindex="3" />
	<label for="url"><small><!--?php _e('Website','13floor') ?--></small></label>

</div>

Done!

Selamat mencoba, dan marilah kita promosikan blog kita melalui situs social network #1 dunia :D

Satu fakta yg menarik, katanya Facebook saat ini merupakan situs paling banyak dikunjungi pengguna internet US, mengalahkan situs pencari Google.

Tren terbaru yg muncul belakangan ini, banyak situs besar sekarang menyediakan alternatif login lewat Facebook, contoh sederhana aja Yahoo! Mail hihihi…

Purwedi Kurniawan
Blogger and WordPress plugin developer.

Read more...


AutoPress, Alternatif WPRobot Yang Lebih Murah

Cek langsung aja ke situsnya AutoPress ini untuk mendapatkan info yang lebih lengkap.

Fitur yang AutoPress sediakan kurasa hampir sama persis dengan WPRobot. Dia bisa mengambil autoblog dari sumber-sumber seperti: Articles from Directories, PLR Articles, Datafeeds (CSV Files), RSS Feeds, Flickr Images, Youtube Videos, Yahoo Answers, Yahoo News, Twitter, Clickbank, eBay, Amazon, CJ.com, Linkshare, Shareasale, dan Groupon Deals.

AutoPress bahkan sudah terintegrasi dengan Google WonderWheel. Dan dengan harga yang cuma 67$ untuk versi basic, atau 97$ untuk versi full, kurasa bisa jadi alternatif menggiurkan jika dibandingkan dengan plugin WPRobot yang seharga 169$.

Kelebihan AutoPress, dia punya modul Groupon, cocok banget buat yang mau buat situs auto penyedia kupon-kupon diskon terbaru. Sedangkan modul-modul yang belum belum ada di AutoPress adalah ShopZilla, Oodle, Press Release, EventFull dan iTune.

Buat yang pengen punya autoblog plugin dg fitur mendekati WPRobot tapi dengan harga murah, coba aja mampir ke situsnya AutoPress.

Purwedi Kurniawan
Blogger and WordPress plugin developer.

Read more...


WPRobot Next Scheduled Menjadi Tahun 1970

Dari beberapa komentar, katanya setelah update SEO STT2 plugin ke versi 1.5x, next scheduled campaign di WPRobot plugin error dan berubah menjadi tahun 1970.

Demi mencari tahu apa yang salah, akhirnya 2 hari lalu aku beli WPRobot Full (Elite) yg seharga $129 itu *mahal euy, biarpun itu udah dapat diskon $91 :( *. Setelah beli, langsung aku install di satu domain nganggur yang ada di VPS ku.

Sayangnya sampai hari ini, setelah 2 hari SEO STT2 1.52 berjalan bareng dengan WPRobot 3.32, aku belum menemukan adanya tanda-tanda bentrokan sama sekali. Promote old blog post dan database clean up STT2 berjalan dengan lancar, begitu pula dengan 2 WPRobot campaign yang aku buat (keywords dan RSS campaign).

wprobot stt2 cron job 1970

Klik gambar diatas untuk melihat versi full screen capture-nya.

Apakah mungkin dari setting hostingnya? Tapi kenapa jika menggunakan versi sebelumnya bentrokan tidak terjadi? Nah looo, bingung ga tuh hihihi… Apa mungkin karena faktor garis tangan? :P

Butuh banget komentar dan pengalaman dari teman-teman tentang masalah ini. Kasih komentar ya, please… :)

Solusi sementara, buat mereka yang WPRobot schedule-nya bermasalah dan menjadi 1/1/1970, coba gunakan cPanel cron job dari hostingnya. Kode perintah cron jobnya bisa ditemukan di bagian paling bawah halaman admin WPRobot 3 » Options. Contoh perintahnya seperti ini:

wget -O /dev/null http://blog.com/wp-content/plugins/WPRobot3/cron.php?code=303dc832

Masukkan perintah diatas ke bagian pengaturan cron job di hosting yang dipakai lewat cPanel. Pengaturan jadwal setiap berapa jam dia dijalankan juga dilakukan disana.

Kelebihan cPanel cron job, dia jauh lebih akurat dibanding WordPress pseudo-cron, dan pasti akan berjalan biarpun ga ada pengunjung datang ke situs kita. WP cron sendiri hanya akan berjalan ketika ada pengunjung datang ke blog kita, karena itulah dia disebut pseudo-cron :D

Cara kerja WordPress pseudo cron itu sederhana: Setiap kali WordPress dijalankan – ini berarti setiap kali ada kunjungan – dia akan memeriksa apakah sudah ada tugas terjadwal yang telah jatuh tempo sejak terakhir kali di cek. Jika ya, jalankan tugas tersebut.

Lah terus kalau blognya masih baru dan belum ada pengunjungnya gimana? Ya dia ga akan jalan, kecuali kita kunjungi sendiri hihihi…

Purwedi Kurniawan
Blogger and WordPress plugin developer.

Read more...


Better Better Search Plugin – Part 2

Menyambung oprekan Better Search plugin sebelumnya, sekarang mari kita tambahkan fitur search excerpt dan search terms highlighter.

Search excerpt: Menampilkan bagian dari isi artikel yang mengandung kata yang dicari oleh pengguna.
Search terms highlighter: Menebalkan dan memberikan warna background (dengan bantuan CSS) pada kata kunci yang di cari.

Fungsi berikut ini bisa ditambahkan di bagian akhir file better-search.php, nanti akan kita gunakan untuk mengambil search excerpt dari isi artikel.

/**
 * return excerpt containing search terms
 * base on wp_search_extract plugin
 * purwedi kurniawan/exclusivewordpress.com
 */
function pk_get_search_excerpt($content,$full_term) {
    $stripped_content = strip_tags($content);
    $position = stripos($stripped_content, $full_term);
	$full_term = stripslashes($full_term);

    if ($position !== FALSE) {
      $start = $position > 150 ? $position - 150 : 0;
      $before_length = ($start == 0) ? $position : 150;
      $before = substr($stripped_content, $start, $before_length);
      $after = substr($stripped_content, $position + strlen($full_term), 150);
      return $before . '' . $full_term . '' . $after;
    }

	preg_match_all('/".*?("|$)|((?<=[\\s",+])|^)[^\\s",+]+/', $full_term, $matches);
	$terms = array_map(create_function('$a', 'return trim($a, "\\"\'\\n\\r ");'), $matches[0]);

    foreach ($terms as $term) {
      $position = stripos($stripped_content, $term);
      if ($position !== FALSE) {
        $start = $position > 150 ? $position - 150 : 0;
        $before = substr($stripped_content, $start, 150);
        $after = substr($stripped_content, $position + strlen($term), 150);
        return $before . '' . $term . '' . $after;
      }
    }   

	return $content;
}

Selanjutnya, cari kode berikut ini di file better-search.php, baris 242.

foreach($searches as $search){
	$post_title = trim(stripslashes($search->post_title));
	$excerpt = htmlspecialchars(trim(stripslashes($search->post_excerpt)));
	$content = trim(stripslashes($search->post_content)); ?>
	<h2><a href="<?php echo get_permalink($search->ID);?>" rel="bookmark"><?php echo $post_title;?></a></h2>
	<p>
		<?php if ($search->score > 0) {
			_e('Relevance Score: ', BSEARCH_LOCAL_NAME); printf("%.3f", $search->score);
			echo '    ';
		}
		echo date('Y-m-d H:i:s',strtotime($search->post_date)); ?>
	</p>
	<p><?php if($excerpt){echo $excerpt;} else {echo search_excerpt($content);} ?></p>
	<?php
}

dan gantikan dengan kode berikut ini:

foreach($searches as $search){
	$post_title = trim(stripslashes($search->post_title));
	$keys= explode(" ",$s);
	$post_title = preg_replace('/('.implode('|', $keys) .')/iu','<strong class="search-match">\0</strong>',$post_title);				

	$excerpt = htmlspecialchars(trim(stripslashes($search->post_excerpt)));
	$content = trim(stripslashes($search->post_content)); ?>
	<h2><a href="<?php echo get_permalink($search->ID);?>" rel="bookmark"><?php echo $post_title;?></a></h2>
	<p><?php echo '[...] '.pk_get_search_excerpt($content,$s).' [...]'; ?></p>
	<?php
} 

Kode diatas berguna untuk mengganti hasil pencarian plugin Better Search dengan versi modifikasi yang sudah menebalkan kata kunci dan menampilkan search excerpt.

Untuk memberikan warna latar pada kata kunci, tambahkan kode berikut ini di file style.css template yang sedang digunakan.

strong.search-match { background: yellow; }

Buat yang mau mencoba plugin Better Search versi modifikasi ini, silahkan download dari link berikut ini:

[Download]

Rgds
[Poer]

Purwedi Kurniawan
Blogger and WordPress plugin developer.

Read more...


Better Better Search Plugin

Maaf kalau judulnya bikin bingung hihihi…

Buat yg belum tahu, Better Search plugin itu plugin pengganti fungsi search WordPress seperti Search Unleased, dan Relevanssi. Fiturnya lebih sederhana dibanding 2 yg lain, tapi karena sederhana, dia lebih ringan dan proses indexingnya jauh lebih cepat.

Better Search plugin itu bagus, ringan dan bisa menggantikan fungsi search wordpress dg fungsi fulltext search-nya MySQL. Hasil pencarian akan diurutkan berdasarkan relevansi, dan bukan berdasarkan tanggal publikasi seperti bawaan WordPress.

Sayangnya pengukuran tingkat relevansi-nya berdasarkan Judul Artikel DAN Isi Artikel. Jadi walaupun jelas-jelas kata kunci yg dicari ada di judul artikel, jika kata kunci tersebut tidak ditemukan/jumlahnya sedikit di dalam artikel, maka tingkat relevansinya akan dianggap lebih rendah dari post yg isi artikelnya lebih banyak mengandung kata kunci tadi.

Trik berikut ini akan memberikan nilai lebih pada post yg judulnya mengandung kata kunci yg dicari. Sehingga posisi post dg judul sesuai kata kunci akan muncul lebih dahulu pada hasil pencarian.

Untuk Better Search plugin v1.1.7, silahkan ganti baris 153 – 157 berikut ini:

$sql = "SELECT ID,post_title,post_content,post_excerpt,post_date, MATCH(post_title,post_content) AGAINST ('".$s."') AS score FROM ".$wpdb->posts." WHERE MATCH (post_title,post_content) AGAINST ('".$s."') AND post_status = 'publish' ";
		if ($bsearch_settings['include_pages'])
			$sql .= "AND (post_type='post' OR post_type = 'page') ";
		else
			$sql .= "AND post_type = 'post' ";

dengan kode seperti ini:

$sql = "SELECT ID, post_title, post_content, post_excerpt,
			CASE WHEN post_title LIKE '%".$s."%' THEN 1 ELSE 0 END AS titlematch,
			MATCH (post_title, post_content) AGAINST ('".$s."') AS score
			FROM  ".$wpdb->posts."
			WHERE MATCH (post_title, post_content) AGAINST ('".$s."' IN BOOLEAN MODE) AND post_status = 'publish' ";
		$sql .= ($bsearch_settings['include_pages']) ? " AND (post_type='post' OR post_type = 'page') " : " AND post_type = 'post' ";
		$sql .= " HAVING score > 2
			ORDER BY (titlematch * 1.5 + score) DESC ";

Buat yg mau coba, silahkan download hasil oprekannya berikut ini:

[Download]

Purwedi Kurniawan
Blogger and WordPress plugin developer.

Read more...


Mengubah Search Base Permalink SEO STT2 v1.5x

Secara default, search base permalink plugin SEO SearchTerms Tagging 2 v1.5x menggunakan kata /search/ sesuai standarnya WordPress.

Jika teman-teman hendak menggunakan search base yang lain, ikuti beberapa langkah sederhana berikut ini:

1. Edit file searchterms-tagging2.php dan widgets.php, kemudian cari kode yang ada kata /search/ seperti ini:

$permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/search/'.

dan ganti kata /search/ itu sesuai dengan search base yang di inginkan, misalnya /topics/:

$permalink = get_bloginfo( 'url' ).'/topics/'.

2. Cari kode berikut ini di file searchterms-tagging2.php:

$new_rules = array('^search/(.+)\$' =>

Kemudian untuk mengubah setting search base permalink dari /search/ menjadi /topics/, ubah menjadi seperti ini:

$new_rules = array('^topics/(.+)\$' =>

3. Setelah kedua langkah tadi selesai, upload kedua file tersebut ke hosting.

4. Simpan kembali setting permalink. Caranya masuk ke halaman Admin > Settings > SEO SearchTerms 2 dan klik Save Changes. Atau bisa juga masuk ke halaman Admin > Settings > Permalinks dan klik tombol Save Changes.

Jadi tidak diperlukan mengedit wp-rewrite.php yang merupakan file core WordPress itu sendiri. Cukup mengubah semua kata search menjadi search base yang diinginkan :D

Sederhana sih, tapi kenapa ga ditambahin ke dalam halaman admin? Belum sempat ya kang, mohon bersabar, aku mengerjakan ini cuma di sela2 waktu senggangku.

Purwedi Kurniawan
Blogger and WordPress plugin developer.

Read more...

Twitter

Facebook Photos

Visit also our social profiles:

Scroll to top